Berita

Dispertan Penerima Bantuan Bibit Bawang Merah

  • Penulis: media, 03-10-2017 11:05
  • TAPIN - Dinas Pertanian Kabupaten Tapin mencek penyaluran bantuan pengembangan bawang merah langsung ke sejumlah kelompok tani penerima bantuan akhir pekan kemarin.
    Sekretaris Dinas Pertanian Tapin Wagimin SP dan Kabid Pengembangan Tegnologi Pertanian Aji Budiono didampingi penyuluh setempat langsung turun kelapangan menemui para penerima bantuan.
    "Kedatangan kita ini tidak terencana, hanya untuk memastikan penyaluran bantuan saprodi pengembangan bawang merah beserta pupuknya,  apakah sudah di terima kelompok tani atau belum, "terangnya.
    Kemudian juga apakah kelompok tani melakukan penanaman atau belum dan terkait persiapan tanam.
    Khusus di wilayah Kecamatan Bakarangan dan Tapin Utara untuk saat ini belum bisa melakukan tanam menunggu air, karenama tidak ada irigasi dan sumur bor untuk penyedian air sebagai pendukung tanaman bawang.
    "Petani belum siap tanam di karenakan ketersediaan air belum ada, terpaksa melakukan penundaan tanam, semestinya sudah dilakukan tanam bulan september ini,  maka dilakukan pada awal oktober, "ujar Wagimin.
    Sementara untuk wilayah Tapin Selatan, Bungur, Binuang dan Hatungun sudah siap tanam dan sebagian sudah melakukan taman karena di dukung saluran irigasi dan sumur bor.
    Padahal saat musim seperti ini sangat baik untuk tanam bawang namun didukung dengan sarana pendukungnya seperti ketersediaan air.
    Karenamana ada beberapa keuntungan pertama budidaya bisa di tekan dan hama penyakit kurang dibandingkan dengan musim penghujan.
    Kedua paska panen mudah karena masih cuaca panas mudah melakukan pengeringam tanpa menggunakan peralatan pengasapan untuk pengeringan sehingga biaya dalat ditekan.
    Selanjutnya harga bawang baik karena produksi di pulau jawa tidak ada memproduksi di saat musim kemaraau ini.
    Sementara itu salah satu Kelompok Tani Usaha Bersama Parigi Simbar Ahmad Gapuri mengatakan, semua barangmulai dari bibit bawang merah dan pupuk sudah di terima sesuai dengan bantuan yang diberikan.
    Hanya saja saat ini para petani yang tergabung dalam kelompok tani usaha bersama belum bisa melakukan tanam, sementara lahannya sudah siap, menunggu air hujam turun.
    "Jadi para petani kami menunda tanam menunggu hujan turun, "ujarnya.
    Karenamana di tempat kami tidak ada air irigasi dan sumur bor untuk ketersedian air.
    Dalam penanaman bawang merah ini baru pertama kali menanam, kami meminta untuk selalu di bimbing dari dinas pertanian untuk mendapatkan hasil yang baik.
    Adapun bantuan saprodi bawang merah yang disalurkan kepada kelompok tani sebanyak 360 Ha yang menerima yakni Tapin Selatan seluas 57 Ha, Bungur 60 Ha, Bakarangan 43 Ha, Piani 45 Ha, Salam Babaris 35 Ha, Hatungun 70 Ha, Binuang 25 ha dan Tapin utara 15 Ha.
    Batuan diberikan berupa barang yakni bibit bawang merah, pupuk organik, pupuk NPK, Kapur Pertanian, Fungsida, Insektisida dan PGPR sementara dari APBD membantu obat-obatan pendukung tanaman bawang merah.*


    Penulis : M Abdillah

    Editor   : M Abdillah

    Foto    : M Abdillah