Berita

BPBD Tapin Ekspos Kajian Bencana

  • Penulis: media, 03-10-2017 11:13
  • TAPIN - Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Tapin menggelar "Ekspos laporan hasil sementara (ANTARA) penyusunan kajian resiko bencana dan rencana penanggulangan bencana di Kabupaten Tapin," bertempat di Aula Pendopo Balahendang selasa (26/09/2017) kemarin pagi.
    Acara ekspos dihadiri oleh Wakil Bupati Tapin Ir H Sufian Noor, Waka Polres Tapin Kompol Deddi Daniel Sirega, Kepala BPBD Kab.Tapin Ir H Nordin MS, perwakilan Kodim 1010 Rantau, serta para Danramil, Kapolsek, Pimpinan Perusahaan se Kab. Tapin, serta CV Ibnasindo Banjarbaru selaku pelaksana penyusunan laporan dan kajian bencana Kab. Tapin 
    Dalam laporannya Ir H Nordin MS mengatakan ekspos laporan hasil sementara (ANTARA) penyusunan kajian resiko bencana dan rencana penanggulangan bencana di Kabupaten Tapin, merupakan kegiatan tahunan BPBD dalam memberikan laporan dan menyusun kajian bencana dalam deteksi dini bencana di Kab Tapin.
    "Kajian bencana diantaranya menyusun resiko dan memetakan resiko bencana serta memetakan multi ancaman daerah dan potensi ancaman bencana yang dapat terjadi, "jelasnya.
    Adapun dilaksanakannya ekspos guna mendukung BPBD Kab Tapin dalam penyusunan Kebijakan terkait penanganan bencana daerah serta untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam singkronisasi kebijakan penanganan bencana ditingkat nasional.
    Wakil Bupati Tapin Ir H Sufian Noor sebelum membuka kegiatan menyampaikan,  menyambut baik atas terlaksananya kegiatan ekspos kajian bencana Kabupaten Tapin yang dihadiri seluruh stake holder di Kab.Tapin.
    "Bagaimanpun bencana adalah hal yang meresahkan dan ancaman bagi kelangsungan pembangunan dan kemasyarakatan di Kab.Tapin, untuk itulah perlu keseriusan dalam penanganan bencana," kata Wabup.
    Diungkapkan Wabup, dalam penanganan bencana sendiri pemerintah pusat sudah banyak menuangkannya dalam peraturan perundang-undangan yang sengaja dibuat dalam pencegahan dan penanganan bencana di daerah, karenanya kita harus mempunyai konsep perencanaan pembangunan yang bertujuan meminimalisir terjadinya bencana.
    "Seperti membangun perumahan sebagai contoh, hendaknya didesain agar dapat mencegah terjadinya bencana di masa yang akan datang, sehingga kemanpuan untuk memprediksi bencana sangat diperlukan agar kajian resiko bencana lebih terarah dalam penanganan bencana.
    Untuk diketahui bahwa di daerah kita terjadi pada umumnya di saat musim hujan terjadi banjir, longsor setelah itu memasuki musim kemarau angin puting beliung muncul kemudian musim kemarau terjadi kebakaran laham dan hutan yang saat ini masih terjadi. 
    Berharap dengan adanya kajian risiko bencana di daerah kita, apabila terjadi bencana dapat di tanggulangi dengan sebaik-baiknya.*


    Penulis : M Abdillah

    Editor   : M Abdillah

    Foto     : Humas Tapin