Berita

Jaga Kawasan Rawan Karhutla

  • Penulis: media, 04-10-2017 13:14
  • TAPIN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab Tapin kembali menggelar ekspose laporan akhir penyusunan kajian resiko bencana dan rencana penanggulangan bencana Kabupaten Tapin tahun 2017. Rabu 04/10 bertempat di Aula Kabinet Kab Tapin.
    Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Bupati Tapin HM Arifin Arpan juga dihadiri oleh Dandim 1010 Rantau CZI Bambang Iswandaru, Wakapolres Tapin Deddi Siregar, perwakilan kejaksaan negeri Tapin, para asisten, kepala Dinas, Camat, para perusahaan di Tapin.

    Bupati Tapin HM Arifin Arpan pada saat membuka kegiatan menghimbau kepada para pengusaha kelapa sawit yang ada di Tapin agar dapat menjaga lokasinya masing – masing karena kita tahu pada saat ini kawasan perkebunan kelapa sawit banyak masyarakat kesana untuk melakukan kegiatan memancing.
    Bahkan pada saat malam hari pun masih banyak masyarakat yang melakukan pemancingan dan menghidupkan api unggun untuk mengusir nyamuk, namun hal ini ternyata dapat menimbulkan kebakaran hutan dan lahan apabila api unggun tidak di awasi atau tidak dimatikan dengan benar.
    “Untuk itu saya meminta kepada perusahaan agar dapat berkoordinasi dengan masyarakat dilingkungan sekitar apabila ada titik api yang terlihat agar dapat segera dilaporkan kepada BPBD agar dapat segera di tangani, “ pintanya.

    Ditambahkan Bupati memasuki musim kemarau ini hendaknya peran warga masyarakat di desa agar lebih pro aktif untuk menjaga wilayahnya masing-masing dan kalau bisa kalau terjadi di desa yang jauh untuk mendapatkan bantuan hendaknya bisa di selesaikan dulu di tingkat desa sehingga tidak sampai membesar. “Artinya kalau bisa di selesaikan desa lebih baik, dibandingkan menunggu bantuan datang, “tambahnya.
    Kepala BPBD Kab Tapin H Nurdin mengatakan bahwa melalui kajian Risiko bencana dan rencana penanggulangan bencana Kab Tapin, yang mana dalam kajian ini kita akan menetapkan risiko atau kerentanan serta ukuran kapasitas dalam rangka pengurangan risiko bencana.
    “dari hasil kajian akhir ini nantinya akan menjadi rencana induk dalam penanggulangan di Kab Tapin” ucap Nurdin
    Dikatakan Nurdin bahwa kegiatan ini memiliki tujuan khusus yaitu untuk keterpaduan agar pada saat penanggulangan bencana itu tidak bisa dilakukan sendiri – sendiri sehingga harus ada keterpaduan semua sektor, baik itu sebelum terjadinya bencana, saat terjadi bencana dan  pasca bencana.*


    Penulis : Ibnu Sina

    Editor   : M Abdillah

    Foto     : Humas Tapin