Berita

Disabilitas Ikuti Keterampilan Menjahit

  • Penulis: media, 27-10-2017 13:16
  • TAPIN - Puluhan para penyandang cacat disabilitas Se Tapin ikuti bimbingan sosial dan keterampilan menjahit melalui bina karya (LBK) selama tanggal 12 -26 Oktober 2017 bertempat Loka Bina Karya Kab Tapin. Kamis (26/10/2017) kemarin.
    Selama 15 hari para penyandang cacat di tempa dan diberikan bimbingan sosial dan keterampilan menjahit dari instruktur yang sudah berpengalaman.
    Panitia Pelaksana Dinas Sosial Kamarudin menyampaikan, kegiatan bimbingan sosial dan keterampilan di ikuti sebanyak 15 orang penyandang disabilitas se Tapin selama 15 hari sejak tanggal 12 sampai 26 Oktober 2017.
    Tujuan dari bimbingan sosial agar mereka dapat bergaul, tidak merasa minder, dan tidak merasa bahwa mereka saja mengalami demikian, bahkan banyak lagi kawan kita yang lebih dari ini.
    "Jadi mereka di latih keterampilan agar mereka dapat mandiri dan diharapkan tidak tergantung pada orang lain, minimal untuk diri sendiri keterampilan bisa dimiliki, " ujarnya.
    Berharap kegiatan ini dapat bermanfaat, sehingga dapat menolong dirinya sendiri sesuai dengan semboyan pekerjaan sosial "to help people tu help them silvers/ menolong orang lain sehingga dapat menolong dirinya sendiri".
    Tindak lanjut dari pelatihan ini nantinya peserta yang terbaik akan diambil 5 orang dimagangkan  hal itu untuk meningkatkan pengalaman dan keterampilan mereka kedepan khusus keterampilan menjahit.
    Mewakili Kepala Dinas Sosial Tapin Murtoyo menyampaikan, selamat kepada kawan-kawan penyandang disabilitas yang telah selesai mengikuti bimbingan sosial dan keterampilan.
    Berharap kembali kekeluarga dan ilmu  yang telah didapat bisa dikembangkan di lingkungan keluarga kita dan masyarakat.
    "Dengan adanya latihan keterampilan ini sebagai modal dasar untuk bisa mengembangkan keterampilan yang di peroleh kedepannya, "katanya.
    Setidaknya dengan keterampilan ini  bisa untuk diri sendiri dan juga orang lain.
    Kegiatan keterampilan Ini adalah sebagai  upaya pemerintah daerah untuk menyamaratakan status kita khususnya penyandang fisabiltas bisa sejajar dengan warga yang normal.
    Salah satu peserta pelatihan Mujahidin mengaku, ini pelatihan keterampilan menjahit yang diadakan Dinas Sosial baru pertama kalinya mengikuti.
    "Alhmadulillah selama mengikuti pelatihan  bisa membuat baju kemeja dan celana, " ucapnya.
    Setelah pelatihan ini akan dilanjutkan membuka usaha di rumah.
    Acara penutupan secara simbolis penyerahan sertifikat pelatihan oleh perwakilan Dinas Sosial Murtoyo kepada dua orang disabilitas.

    Penulis : M Abdillah

    Editor   : M Abdillah

    Foto     : M Abdillah