Berita

Ganti Rugi Lahan Pembangunan Bendungan Pipitak Akhirnya Dibayarkan

  • Penulis: media, 26-07-2017 14:32
  • TAPIN - Sebuah penantian panjang proses ganti rugi lahan pembangunan Bendungan Pipitak, akhirnya Pemerintah pusat membayarkan sejumlah uang untuk pemilik lahan yang terkena pembangunan bendungan.

    Pembayaran ganti rugi lahan melalui dana talangan badan usaha yang penyalurannya  langsung masuk rekening Bank BRI

    Senin 24/07/2017 bertempat Kantor Bank BRI Cabang Rantau dinlakukan penyerahan secara simbolis oleh Bupati Tapin HM Arifin Arpan langsung di terima pemilik lahan.

    Turut serta menyaksikan penyerahan ganti rugi lahan Dandim 1010 Rantau Letkol CZI Bambang Iswandaru, Kapolres Tapin AKBP Zulkifli Ismail SIK, Kepala BPN Tapin BPN Rantau  Rochmat Darmawan, Pimpinan BRI Cabang Rantau Abdul Wahid Wijaya serta perwakilan dari Balai Air Wilayah II Provinsi Kalsel Rahmat Sufriyatna

    Perwakilan Balai Air Wilayah II Kalsel Rahmat Sufriyatna mengatakan, pada hari ini dibayarkan sebesar Rp.5 milyar untuk 30 Bidang tanah yang sudah jelas kepemilikan tanah dan tidak bermasalah lagi.

    Untuk selanjutnya yang belun diinventarisir akan secepatnya dilakukan pendataan dan pembayaran.

    Berharap kepada warga masyarakat yang pemilik tanah yang terkena dampak pembangunan bendungan agar  masyarakat terus mendukung sehingga pembangunan dapat berjalan sebagaimana mestinya.

    Sementara Bupati Tapin HM Arifin Arpan mengatakan syukur alhamdulillah uang ganti rugi lahan pembangunan bendungam pipitak telah dapat di cairkan yang mana penyalurannya melalui Bank BRI Rantau.

    "Kita patut bersyukur atas dibayarnya sebagaian dana ganti rugi lahan, bagaimana pun dana yang dicairkan hendaknya dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, "ucapnya.

    Berharap telahbdibayarkannya gantinrugi lahan menghimbau kepada warga yang terkena lahannya agar uangnya tetap disimpan di Bank agar aman walaupun diambil hendaknya dana tidak diambil sekaligus, gunakan dana sesuai dengan kepentingan.

    "Mudah-mudahan dana yang diserahkan dapat bermanfaat bagi masyarakat kedepan. "harapnya.

    Sementara itu Kepala Bank BRI Rantau Abdul Wahid Wijaya mengatakan setiap hari akan melakukan pembayaran untuk 20 orang perhari, untuk itulah dana yang diambil hendaknya tidak semuanya.

    "Hal itu karena keterbatasan uang cast yang ada pada Bank BRI", ujar Wijaya.

    Dan untuk mencagah hal-hal yang tidak diinginkan baiknya dalam mengambil uang dalam jumlah banyak hendak dengan membawa pengamanan.

    Penulis   : M Abdillah
    Editor     : M Abdillah
    Foto       : Humas Pemkab Tapin