Berita

Beranda / Berita

Pertusis dan Campak Kembali Muncul Di Tapin, Imunisasi Untuk Melindungi Anak


29 April 2026 Dinas Komunikasi dan Informatika Berita

Image

RANTAU,- Munculnya Kembali beberapa penyakit seperti Pertusis dan Campak yang seharusnya sudah tidak ada. 

Dilatarbelakangi hal itu Dinas Kesehatan kabupaten Tapin mengajak para wartawan untuk melaksanakan sosialisasi pada pekan imunisasi sedunia di kabupaten Tapin.

Seperti yang diutarakan Kepala Dinas Kesehatan Noor Ifansyah SKM, kurangnya cakupan imunisasi yang terus menurunkan, karena kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap imunisasi.

Karena cakupan imunisasi yang turun dan kepercayaan masyarakat yang berkurang terhadap imunisasi. Hal itu menyebabkan beberapa penyakit kembali muncul di kabupaten Tapin.

Munculnya beberapa penyakit seperti Pertusis dan Campak, diduga terjadi saat terjadi pandemi Covid 19 tahun 2019 sampai 2021 dimana masyarakat tidak berani memeriksakan kesehatannya di fasilitas kesehatan sehingga penyakit ini tidak terlacak kemunculannya.

Untuk diketahui, Pertusis (batuk rejan) adalah infeksi saluran pernapasan sangat menular yang disebabkan bakteri Bordetella pertussis. Gejala khasnya adalah batuk keras tak terkendali yang berlangsung berminggu-minggu, sering kali diikuti suara "rejan" saat menarik napas. Penyakit ini berbahaya, bahkan fatal bagi bayi, anak-anak, dan lansia. Pencegahan utama adalah vaksinasi DPT.

Sementara itu penyakit Campak adalah infeksi virus Morbillivirus yang sangat menular, ditandai dengan demam tinggi, ruam merah, batuk, pilek, dan mata merah. Pengobatan fokus pada pereda gejala: istirahat, cairan cukup, dan parasetamol untuk demam. Pencegahan utama adalah vaksinasi campak/MR/MMR sebanyak tiga kali. Penularan melalui droplet (batuk/bersin).

Loading...