RANTAU,- Dalam rangka strategi menjaga stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok menyambut hari raya idul fitri 1446 hijriyah, tim pengendalian inflasi daerah (TPID) kabupaten Tapin melaksanakan Haigh level meeting bersama Buloq, BPS dan instansi terkait lainnya, bertempat di aula Tamasa Kantor Setda Tapin, Selasa (25/03).
Acara di buka oleh Bupati Tapin H Yamani, Sekretaris daerah H Sufiansyah, perwakilan Forkopimda, Kepala Perum Bulog Barabai;
Kepala BPS Kabupaten Tapin, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Kepala Bagian Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin.
Dalam sambutannya Sekretaris daerah H Sufiansyah yang juga Ketua Harian Tim Pengendalian Inflasi Kabupaten Tapin mengatakan bahwa Kabupaten Tapin termasuk kedalam 8 kab/kota di Kalimantan Selatan yang dihitung Indeks Perkembangan Harganya. Sedangkan 5 Kab/Kota lainnya merupakan Kota Inflasi 0.
Sesuai data dari BPS Kabupaten Tapin, dalam menghitung IPH atas 20 Komoditas terpilih, diantaranya Beras, Cabai Rawit, Daging Sapi, Daging serta Telur Ayam Ras dan lain-lain.
Berdasarkan data yang dirilis BPS Kabupaten Tapin, pada Minggu Ke 3 Maret 2025 Indeks Perkembangan Harga Kabupaten Tapin masih mengalami kenaikan harga dengan nilai 0,59.
"Komoditas yang mendorong terjadinya kenaikan dengan andil perubahan harga terbesar adalah Bawang Merah (0,4473), Cabai Rawit (0,4266) dan Gula Pasir (0,0173). Kenaikan harga juga dialami oleh 7 Kab/Kota di wilayah Kalimantan Selatan dan hanya 1 kabupaten yang mengalami penurunan," paparnya.
Bupati Tapin H Yamani bersama PLT Kepala Dinas Sosial H Syafrudin dan pimpinan SOPD terkait lainnya...
RANTAU,- Usai meninjau korban terdampak banjir dan menyerahkan bantuan. Bupati Tapin H Yamani bersam...
Bupati H Yamani Bersama Wakil Bupati Tapin H Juanda saat bersilaturahmi Idul Fitri 1446 H Ke Kediama...
RANTAU,- Bupati Tapin H Yamani beserta istri Hj Faridah Yamani, Wakil Bupati Tapin H Juanda beserta...